Tekan Pencemaran Sungai Cileungsi, Bupati Bogor Usulkan Pembentukan Forum Industri

By Admin


Dok. Pemkab. Bogor

nusakini.com, Pemerintah Kabupaten Bogor mengubah strategi dalam menangani isu pencemaran Daerah Aliran Sungai (DAS) Cileungsi dengan merangkul sektor swasta. Bupati Bogor Rudy Susmanto mengumpulkan perwakilan dari 27 perusahaan di Guest House Indocement, Citeureup, pada Rabu (30/9).

Langkah ini diambil untuk mengedepankan upaya pembinaan secara bersama ketimbang sekadar penindakan hukum terhadap industri di kawasan tersebut. Menurut otoritas terkait, penyelesaian masalah limbah yang kompleks membutuhkan komunikasi dua arah yang intensif antara pemerintah daerah dan pelaku usaha.

“Kalau di sini hadir 27 perusahaan, maka kami berharap ada satu koordinator yang disiapkan supaya bisa berkomunikasi langsung dengan Pemerintah Kabupaten Bogor," ungkap Rudy dalam pertemuan tersebut. Ia menyarankan agar forum khusus ini bisa difasilitasi oleh APINDO atau bentuk perkumpulan lain yang disepakati oleh pengusaha.

Pemerintah daerah dilaporkan telah melakukan inventarisasi dan mengantongi data terkait perusahaan yang diduga masih abai terhadap kelengkapan perizinan lingkungan. Meski demikian, temuan awal tersebut belum dibawa ke ranah hukum karena otoritas meyakini masih ada iktikad baik dari perusahaan terkait.

Bupati berjanji pihaknya siap mendampingi industri yang ingin memperbaiki sistem pengelolaan operasional mereka sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Sebagai timbal balik, pemerintah kabupaten turut berkomitmen membenahi tata kelola infrastruktur penunjang di kawasan itu agar selaras dengan upaya swasta.

Kualitas air Sungai Cileungsi diyakini sangat krusial karena sungai ini memiliki keterkaitan erat dengan kebutuhan pasokan air baku di wilayah Jabodetabek. Oleh karena itu, kolaborasi pencegahan pencemaran di tingkat hulu ini menjadi langkah mendesak yang harus didukung oleh semua pemangku kepentingan. (*)